Dokumentasi Tulisan : Pulpen Mengendap Selama 25 Tahun di Dalam Perut

Sebatang pulpen mungkin lebih tajam dari pada sebilah pedang. Pulpen yang dipakai menulis oleh seorang yang mahir menuangkan gagasan pikirannya, akan menghasilkan perubahan revolusioner keadaan sekitar.

Lagi-lagi pulpen juga menciptakan keajaiban, yakni lebih kuat dari asam lambung. Ini terjadi pada tubuh seorang wanita Inggris, 76 tahun. Wanita ini diketahui telah menelan sebatang pulpen yang mengendap selama 25 tahun di dalam perutnya. Hebatnya lagi pulpen bertinta hitam itu masih bisa dipakai untuk menulis.

Kasus ini awalnya termuat dalam British Medical Journal. Wanita yang menelan pulpen itu sebelumnya didiagnosis menderita ‘diverticulosis’ parah, yaitu timbulnya kantong yang menonjol keluar dari usus besar dan menyebabkannya kehilangan berat badan berserta diare. Dokter spesialis kemudian melakukan pemindaian. Hasil CT-Scan di luar dugaan. Ternyata ada benda asing linier mengendap dalam perutnya.


Hasil CT-Scan menunjukkan posisi pulpen di dalam perut.

Sewaktu ditanyakan dokter, wanita itu menceritakan bahwa ia tak sengaja menelan pulpen hitam seperempat abad yang lalu. Ini terjadi saat ia iseng menyodok amandelnya sendiri. Dengan memegang cermin kecil dan berdiri di tangga rumahnya, ia memandu pulpen tersebut ke tempat yang tepat. Malangnya ia kehilangan keseimbangan, terhuyung dan terjatuh yang menyebabkan pulpen tertelan, meluncur masuk ke dalam perutnya.

Lalu, ia ceritakan kejadian ini pada suami dan dokter pribadinya. Sayang sekali, mereka bersikap skeptis dan sama sekali tak mempercayai penuturannya. Dokternya saat itu tetap melakukan foto sinar X yang mana hasilnya tetap nihil karena tak menemukan sama sekali jejak pulpen dalam perutnya. Lebih dari dua dekade kemudian, ketika dilakukan kembali CT-Scan oleh lain dokter, hasilnya mengejutkan: ada sebatang pulpen dalam perutnya.

Dokter pun memutuskan untuk mengeluarkan pulpen tersebut. Hal ini mengingat sebuah kasus yang sebelumya terjadi ketika seorang bocah menelan pulpen dan menyebabkan lubang di usus.

Sungguh mukjizat terjadi pada tubuh wanita tua itu. Selama 25 tahun menyimpan pulpen dalam perutnya, ia tak mengalami gangguan pencernaan sama sekali. Saat dikeluarkan dari perutnya, pulpen tersebut tampak berkerak dan plastiknya mengelupas akibat rendaman asam lambung.Tapi, tinta hitam dalam pulpen tersebut utuh dan masih bisa digunakan untuk menulis.




Catatan :

1. Ditulis pada 22 December 2011, pukul 12:47
2.
Sumber Foto dari SINI dan SINI
3.
Sebelumnya diposting di KOMPASIANA