Nasehat dari Alfonso Capone

Siapa yang tak kenal Al Capone?

Anak didik Johnny Torio ini cukup melegenda dengan tindakan dan organisasi Mafioso-nya. Betapa pun begitu kelam dunia yang dia masuki, tetapi banyak hal yang cukup bijak dapat kita pelajari dari Capone.


Al Capone, Al Capone didikan Mafia Italia Johnny Torio, Nasehat Al Capone, Kata-kata Bijak, Kata-kata dari Al Capone, blog dofollow


Suatu ketika Al Capone menasehati kaki-tangannya: "Kamu bisa mendapatkan hasil lebih banyak dengan kata-kata manis dan sepucuk senjata daripada hanya dengan kata-kata manis saja."

Di bawah ini masih ada beberapa nasehat lainnya dari Alfonso Capone, silakan Anda simak:

1. Semakin tinggi si monyet naik, semakin blak-blakan dia memamerkan bokong teposnya.

2. Mencium pantat secara berlebihan bisa menjadi ciuman malaikat maut. Artinya, sopan secara berlebihan adalah bentuk kekasaran yang paling menjengkelkan.

3. Jika kamu tidak melihat ujung jalannya, suruhlah orang lain melangkah ke sana. Tetapi jika itu tidak mungkin digoyang, kerjakan sebaik mungkin.

4. Jangan mempercayai apa pun dan tetaplah waspada menghadapi segala sesuatu.

5. Milik kita adalah apa pun yang bisa kita ambil dan simpan. Meminta lebih mahal daripada membeli, dan membeli lebih mahal daripada mengambil.

6. Urusi kepentinganmu sendiri, tetapi bukalah mata lebar-lebar untuk mengawasi.

7. Selagi kamu mendaki, kaus di punggungmu selalu ditandai sebagai sasaran. Dan ingat: Dia yang mencari akan menemukan... Tetapi kadang-kadang malah bukan yang ia cari.

8. Adalah hal yang benar untuk membuai orang lain, tetapi jangan dirimu sendiri. Maksudnya, selagi kamu menggarap manipulasi-manipulasimu, jangan sekali-kali terlarut di dalamnya sehingga kamu menipu dirimu sendiri.

9. Bekerjalah lebih cerdik, bukan lebih keras. Usahakanlah orang-orang lain mengerjakan sebanyak mungkin untukmu.

10. Tak usah kamu mempunyai waktu luang kalau tak bisa memanfaatkannya.

11. Al Capone menjelaskan kepada seorang pewancara bagaimana dia menjalankan Chicgao Outfit dengan begitu efisien:

"Orang-orang yang tidak menghormati apa pun takut pada ketakutan. Jadi atas dasar ketakutan aku membangun organisasiku. Tetapi, jangan salah paham. Orang-orang yang bekerja untukku tidak takut apa pun juga. Orang-orang yang bekerja untukku dijaga agar tetap setia dengan pengetahuan mereka tentang apa yang mungkin akan terjadi pada diri mereka jika mereka melanggar kepercayaan."


(*) Foto dari Wikipedia