Glenn Troelstup : 50 Cara Menangkal Stress

Yang namanya stres sudah menjadi bagian hidup sehari-hari. Ada yang berhasil mengatasinya, tapi tidak kurang pula yang terjebak di dalamnya. Berikut ini ada 50 cara untuk mengatasi stres dari Dr. Andrew Slaby, direktur medis RS Jiwa Fair Oaks di Summit, New Jersey, AS.

1. Kenali gejala stres. Apakah Anda banyak minum-minuman keras, mudah jengkel atau kehilangan gairah seksual, kurang nafsu makanan atau senang menyendiri? Jika benar, bertindaklah segera!



2. Hindari kafein, karena kafein akan mempercepat debaran jantung dan menaikkan tekanan darah Anda.

3. Minumlah multivitamin untuk melawan stres.

4. Kurangi garam. Terlalu banyak garam akan menyebabkan penumpukan cairan tubuh, yang dapat membuat orang cepat marah dan menimbulkan tekanan darah tinggi.

5. Makan yang teratur. Kalau Anda tidak makan siang atau makan malam, tingkat gula darah akan menurun dan Anda akan uring-uringan atau gelisah.

6. Delegasikan wewenang. Mintalah bantuan orang lain jika pekerjaan menumpuk.


7. Jangan menahan kemarahan. Diskusikan masalah yang dihadapi dengan teman.

8. Jangan suka menunda-nunda. Hal itu akan menimbulkan stres.

9. Belajar santai. Duduk dengan tenang, pejamkan mata dan kendurkan otot-otot dari kepala sampai kaki dua kali sehari.

10. Peliharalah rasa humor. Tertawa itu amat manjur untuk menghilangkan ketegangan.

11. Lupakan masa lalu. Terus mengungkit-ungkit kesalahan hanya membuat kita bingung dan gelisah.

12. Bersikap sopan santun. Sikap ramah tamah sering dapat mengurangi konflik.


13. Hadapi kenyataan. Ada hal yang memang tidak bisa diubah, sehingga jangan membuang-buang energi dengan marah-marah.

14. Pasang sasaran kecil yang realistis sebagai batu loncatan untuk mencapai yang besar.

15. Bersikap penuh inisiatif. Jangan hanya diam dan menunggu.

16. Ambil keputusan. Kita tidak begitu stres jika telah mencoba tetapi gagal, daripada jika tidak berbuat sesuatu sama sekali.

17. Berolahraga secara teratur. Jalan cepat merupakan penghilang stres yang sangat manjur.

18. Imajinasi. Situasi yang sangat menegangkan lebih dapat ditanggulangi bila kita sebelumnya telah mengantisipasinya dan membayangkan apa tindakan terbaik untuk menghadapi situasi itu.

19. Beristirahat dan bersantailah. Beristirahatlah beberapa kali dalam sehari.


20. Keluarkan unek-unek Anda. Kalau ditahan-tahan bisa timbul stres.

21. Hati-hatilah dalam memilih teman. Pilihlah yang memiliki sikap hidup positif.

22. Pijat akan sangat berguna terutama pada otot-otot bagian leher dan pundak.

23. Cari upaya untuk mengurangi stres. Contohnya, berbekal buku bila ada janji dengan seseorang untuk mengisi waktu bila ia terlambat, atau ajak teman mengawani jika Anda sedikit gugup bertemu dengan orang-orang yang kurang Anda kenal di suatu pesta.

24. Bantulah orang lain. Biasanya mereka akan membalas pada saat Anda sangat membutuhkannya.


25. Sadarilah kelemahan Anda. Hanya dengan cara begitu Anda dapat mengetahui kapan Anda bakal membutuhkan pertolongan.

26. Jauhi alkohol. Meskipun tampaknya membuat Anda bersemangat, alkohol sebenarnya membuat Anda semakin tertekan.

27. Berdandanlah, tetapi jangan slebor. Orang yang tampil rapi biasanya lebih bahagia.

28. Jangan "ngebut" terus. Jadwalkan waktu untuk membaca, menelepon kawan atau sanak saudara, dan untuk bercengkerama dengan keluarga.

29. Antisipasikan masalah. Kejutan yang mengesalkan akan menimbulkan stres.

30. Ciptakan kerutinan. Anda akan menghemat waktu dan energi.

31. Lakukan pernapasan relaksasi. Mudah kok!

32. Jauhi gosip. Mengobrol dengan kawan-kawan memang mengurangi stres, tetapi sok tahu dalam masalah orang lain justru akan menciptakan musuh.

33. Beranilah mengatakan "tidak". Tanpa kecakapan ini Anda tidak mungkin merasa punya kontrol terhadap hidup Anda.

34. Bersikaplah luwes. Ada banyak cara untuk mengerjakan sesuatu.

35. Kencan yang romantis juga melarutkan stress.


36. Hati-hati menggunakan obat. Ada obat yang bila salah pakai bisa bikin orang loyo dan hilang konsentrasi.

37. Carilah tempat tumpahan emosi jika perlu. Membicarakan masalah dengan seorang yang dekat dengan Anda, sering kali sangat menolong.

38. Hiduplah teratur. Kehidupan Anda akan lebih mudah diramalkan.

39. Amati gejala pada tubuh Anda. Langsung pergi ke dokter atau psikolog jika stres atau depresi berkepanjangan menghinggapi Anda.

40. Biarkan pembantu menerima telepon saat istirahat Anda di rumah.

41. Berlatihlah dulu untuk menghadapi situasi yang menegangkan. Dengan demikian Anda bisa merasa siap.

42. Melamun kadang-kadang. Beberapa menit ”lari” dari pekerjaan bisa berarti luarbiasa.

43. Berlatihlah yoga. Banyak orang menganggap yoga merupakan upaya relaksasi yang paling sempurna.

44. Hindari jalan macet dan jangan terlalu sering bepergian tanpa rencana.


45. Manjakan diri Anda dengan mandi air hangat yang cukup lama. Kalau bisa berendam lebih baik lagi.

46. Ubahlah warna-warna ruangan. Yang paling santai adalah biru muda, dadu dan warna-warna tanah.

47. Kurangi kegaduhan dengan mengisolasi sekeliling pintu dan jendela.

48. Jangan membawa pulang pekerjaan. Belajarlah untuk memisahkan dua hal dalam hidup Anda ini secara sempurna.

49. Lakukan pilihan yang realistis. Jangan bekerja melebihi kemampuan.

50. Bergabunglah dengan kelompok yang bisa memberikan dukungan. Jalan keluar dari orang lain sering kali berharga untuk dicoba.


(*) Sumber dari Majalah Intisari No.361 - Agustus 1993

(**) Unduh artikel ini