Jika Kau Percaya Pada-Nya

tanyakanlah pada dirimu sendiri ── saat kesulitan membelit dan menjepit: apakah batu ujian? benarkah ini cobaan? ah, ternyata bukan sama sekali!

"pernahkah aku mempersulit orang lain dan menyusahkannya?" ini mesti kau jawab sebelum keluhmu terdengar kian mengaduh.

mengapa? karena Dia tak pernah berencana aniaya padamu. sebaliknya dirimu sendiri yang sering mendzalimi.

bukankah semua mahluk mematuhi ketetapan hakiki? dalam cara menjalani ── ditemui akibat yang mengakhiri. tepat di hadapanmu. nyata sekali.