Mereka Nyata, Bukan Fiksi

di jalan
liar bertebaran

fakir miskin  melata-lata
kusam dirajam

kejam dicengkeram
kuku runcing ekonomi tak merata

mereka juga anak bangsa ini
tersisih di tanah tumpah darah sendiri

miris aku melihat
pisau tajam derita perih menyayat

hatiku ngilu
menyaksikan fakta di depanku

begitu nyata
aku melihat wajah asli rakyat jelata

mampukah ini memanggil nurani
setelah kau dan aku saksikan sendiri?

keberadaan mereka sama sekali bukan fiksi
maka kau dan aku punya tugas untuk membenahi