Dua Puisi Hasil Kolaborasi

Kehendak Anak Negeri

Oleh : Muhammad Ichsan + El-Fietry Jamilatul Insan

Ini Oktober hampir kuncup di tangkai bunga bulan
Ketika selembar kisah masih ingin dituturkan:

Berisi resah diri kami anak bangsa
Membumikan mimpi negeri elok sepanjang masa

Ini hasrat indah tak terperi berkehendak
Kini kian membengkak dalam dada bergolak

Angan sempurna Bumi Pertiwi tercinta
Sebagai raja dalam hati bertahta

Tinggi junjungan kami bagi negeri
Tanah tumpah darah cemerlang berseri

Sejuk airnya legakan jiwa kami
Hijau permai alamnya mempesona diri

Berkumandang pujian bagi Ibu Pertiwi
Tanah kelahiran Gemah Ripah Loh Jinawi

Sadarlah diri anak kandung negeri
Masih menyimpan harap sejak dini:

Putuskan rantai kemiskinan dan kebodohan kini
Lepaskan belenggu hutang luar negeri

Agar maju dan mampu mandiri
Indonesia tercinta, jayalah hingga nanti


Pertemuan

Oleh : Muhammad Ichsan + Wiwik Pratiwi

Tak ada yang lebih menarik
Hingga diri kita merasa terusik

Selain jumpa tak sengaja ini
Membangun Firdaus taman jiwa kini

Walau tak pernah terencana baik
Lihatlah diri telah saling tertarik

Aku lah pelancong lelah berjalan lama
Rupanya kau tempat singgah tak bernama

Ketika mendatangimu dirundung resah membuncah
Kau sambut suguhkan minuman hangat bergairah

Tak pernah kusangka semangat bangkit seketika
Cerah mentari memandikan kita cahaya berkah

Lalu waktu terasa begitu singkat
Sebagai kedipan mata sarat isyarat

Namun tak luput kita saling menyimpan
Selembar kenangan tertulis rapi di kertas rupawan